Pusat penelitian terumbu karang pertama di dunia dibangun di sebelah selatan gugusan karang Great Barrier Reef Australia. Di tempat ini para ahli bisa meneliti kerusakan karang akibat perubahan iklim. Mereka bisa melakukan ekperimen untuk melihat bagaimana reaksi terumbu karang terdapat oksidasi dan pemanasan global. Lab ini memiliki 72 akuarium dan 12 miniatur terumbu karang, dimana para ahli bisa menaikkan atau menurunkan temperatur dan kadar CO2 untuk mempelajari tingkat kerusakan dan respon ekosistem. Kondisi di lab ini dibikin sama dengan keadaan di perairan Wistari dekat Brisbane.
Laboratorium ini dibangun di Universitas Queensland sebagai bagian dari proyek Climate Change Mesocosm (CCM). Proyek CCM ini mempelajari suhu, tingkat keasaman di bawah dan permukaan laut serta kondisi air di terumbu karang, kata Sophie Dove, yang mengepalai lab ini.
Pusat penelitian ini juga dilengkapi empat tangki air besar yang bisa membuat 7500 liter air. Para ahli bisa menggunakan lab ini untuk melihat reaksi terumbu karang terhadap empat kondisi lautan: masa pra industri, kondisi saat ini, serta laut dengan temperatur dan CO2 sedang hingga tinggi.
0 komentar:
Posting Komentar